ANALISA WATER INFLUX PADA LAPANGAN NESA

 Abstrak

Minyak bumi tidak mungkin mengalir sendiri dari reservoirnya ke lubang sumur produksi bila tidak terdapat suatu energi yang mendorongnya. Salah satu jenis reservoir berdasarkan mekanisme pendorongnya adalah Water Drive. Water Drive Reservoir merupakan reservoir dengan sumber energi pendorong utamanya adalah air yang berasal dari batuan berpori yang keseluruhannya dijenuhi oleh air, yang sering dikenal dengan istilah aquifer. Aquifer ini bisa membujur dibawah reservoir, bisa merupakan bagian dari reservoir itu sendiri, atau terletak diujung suatu reservoir.

Paper ini akan menjelaskan bagaimana cara menghitung water influx pada lapangan NESA dengan menggunakan persamaan material balance. Analisa Water Influx pada lapangan NESA dilakukan dalam beberapa tahapan perhitungan. Tahapan tersebut teridiri dari penentuan Nilai Qo, Qw, dan Qinj untuk masing-masing lapisan pada setiap waktu, selanjutnya penentuan nilai Bo untuk masing-masing lapisan pada setiap waktu dan tahapan terakhir adalah penentuan Nilai We untuk masing-masing lapisan pada setiap waktu.

Dari hasil perhitungan dalam melakukan analisa water influx pada lapangan NESA ini, maka secara umum diperoleh beberapa kesimpulan. Kesimpulan pertama adalah pada lapisan A1 terjadi aliran dari reservoar menuju aquifer (Outflux). Hal ini disebabkan aktivitas waterflood dalam jumlah yang besar sedangkan fluida yang diproduksikan kepermukaan kecil. Untuk kesimpulan yang kedua, water influx yang paling besar terjadi pada lapisan B2 dengan jumlah 121.805.065 STB yang terjadi pada tanggal 31 Maret 2007. Dan kesimpulan terakhir adalah pada lapisan D water influx terjadi secara normal dari aquifer menuju ke reservoar.